14 Juni 2022, 18:00

Bunda,,,lakukan ini pada saat bayi demam !!! Jangan terlalu panik saat menghadapi keadaan demam pada anak..apalagi jika demam terjadi saat malam atau subuh, saat mendapatkan akses kesehatan lumayan memberikan effort yang besar.

Langkah pertama jika bayi demam

Ada beberapa langkah pertama yang dilakukan oleh seorang ibu jika bayinya demam, bisa dilakukan dirumah secara mandiri. Jika anak sakit tidak melulu harus ke tempat berobat apalagi jika tempat berobat jauh dan anak sakit pada malam hari, ada baiknya seorang ibu memberikan pertolongan pertama terlebih dahulu.

Demam biasanya tidak selalu berbahaya. Akan tetapi, ada baiknya jika ibu selalu waspada akan demam karena jika bayi demam tinggi bisa berakhir dengan kejang pada bayi. Bayi dapat dikatakan demam apabila suhu tubuhnya meningkat mencapai 380 C atau lebih. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai macam hal, mulai dari infeksi bakteri atau virus, demam pasca imunisasi, terlalu lama di luar ruangan dengan cuaca yang panas, hingga penggunaan baju yang terlalu tebal. 

Beberapa langkah yang bisa dilakukan orangtua dirumah jika anak demam :

a. Memberikan Kompres 

Untuk menurunkan demam, coba berikan kompres pada tubuh bayi dengan menggunakan kain yang sudah direndam di dalam sedikit hangat (pastikan suhunya tidak terlalu dingin atau panas). Kompres bisa diletakkan pada dahi, dada, perut, atau ketiak anak saat ia tidur atau berbaring. Gantilah kompres jika setelah 15-20 menit.

b. Hindari baju tebal

Bayi jika mengalami demam maka akan selalu mengeluarkan keringat. Jangan memberikan baju tebal tapi pilihlah baju yang nyaman, tidak panas dan menyerap keringat

c. Berikan makanan dan minuman yang cukup

Tetap berikan ASI pada bayi, jika bayi berusia lebih dari 6 bulan maka tetap berikan pendamping ASI. Anak yang demam akan mengalami dehidrasi jika tidak cukup minum, jadi jika bayi demam upayakan lebih sering lagi memberikan ASI ya bund

d. Jaga suhu ruangan

 Pastikan suhu kamar tetap sejuk dan nyaman bagi bayi. Ibu boleh menyalakan pendingin ruangan, namun pastikan suhu tidak terlalu dingin. ibu juga bisa menggunakan kipas angin, tapi dengan kecepatan yang rendah.

e. Memberikan obat-obatan pereda demam

Ibu yang sudah mempunyai bayi harus selalu tersedia obat-obatan yang diperlukan karena jika terjadi sakit-penyakit pada anak.Obat penurun panas, seperti penggunaan paracetamol bisa diberikan. Namun dengan catatan, dosis paracetamol harus disesuaikan dengan usia dan berat badan anak atau sesuai petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat.

Disarankan untuk ibu supaya memiliki thermometer dirumah untuk mengukur suhu sewaktu-waktu bila anak demam. Jika cara-cara diatas tidak efektif maka ibu bisa membawa bayi ke klnik terdekat. Penting juga untuk ibu supaya waspada pada demam yang disertai dengan diare, kejang, kulit pucat tampak kebiiruan, lemas, dan sesak napas.