Setiap Ibu akan merasa bahagia dan senang sebelum proses melahirkan setelah penantian panjang. Sebagian akan merasa takut dan gelisah, baik senang maupun gelisah hal tersebut merupakan hal yang normal setelah seorang ibu mengandung 9 bulan atau lebih. Persalinan Normal adalah proses persalinan yang melalui kejadian secara alami dengan adanya kontraksi rahim ibu dan dilalui dengan pembukaan untuk mengeluarkan bayi. Bagaimana jika sudah memasuki HPL tapi belum merasakan kontraksi? Apa yang harus ibu lakukan ? ibu hamil pasti akan merasa khawatir akan keadaan yang seperti itu karena biasanya bidan akan melakukan cara untuk merangsang kontraksi itu terjadi.
Apa itu induksi persalinan?
Nah, apa itu induksi persalinan/melahirkan? induksi persalinan adalah proses merangsang kontraksi otot-otot rahim agar ibu bisa melahirkan normal melalui jalur vagina. Induksi persalinan biasanya menggunakan oksitosin dan dilakukan oleh bidan atas instruksi dari dokter kandungan dengan indikasi. Lama induksi persalinan tergantung dari kondisi ibu hamil.
Alasan kenapa dilakukan induksi persalinan :
1. Kontraksi belum terasa meski air ketuban telah pecah
Induksi dilakukan jika Air ketuban telah pecah lebih dari 24 jam sebelum persalinan dapat dan belum ada tanda kontraksi jika hal itu terjadi dapat meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, biasa akan dipertimbangkan untuk induksi persalinan atau memantau tanda-tanda persalinan secara normal.
2. Usia kandugan telah melewati HPL 1-2 minggu
Jika usia kehamilan telah melewati HPL dan belum ada tanda-tanda terjadinya kontraksi, biasanya akan dipertimbangkan untuk induksi persalinan dan dianjurkan juga untuk melakukan induksi alami.
3. Kehamilan berisiko tinggi
Jika ibu hamil memiliki kondisi tertentu, seperti preeklamsi , diabetes, atau kondisi lain yang bisa berdampak terhadap janin, biasanya akan dianjurkan induksi persalinan
4. Hasil analisis medis menunjukkan kandungan tidak sehat. Misalnya, kadar air amniotik terlalu rendah atau kondisi bayi tidak tumbuh normal.
Ada beberapa metode dalam melakukan induksi persalinan seperti Menggunakan teknik membrane stripping, Mematangkan leher rahim, Memecahkan air ketuban, Menggunakan obat-obatan yang diinfuskan ke pembuluh darah (oksitosin). Dalam melakukan induksi persalinan ibu akan merasakan rasa nyeri hebat dibandingkan dengan kontraksi pada persalinan normal, Lemahnya detak jantung dan berkurangnya suplai oksigen pada bayi, Perdarahan yang terjadi karena otot rahim tidak berkontraksi setelah proses persalinan, Pecahnya rahim yang disebabkan oleh kontraksi yang kuat sehingga membutuhkan pengangkatan rahim.
Dari penjelasan diatas sudahkah ibu hamil lahir sesuai HPL? Jika memang ibu hamil takut untuk dilakukan induksi persalinan ibu bisa melakukan induksi alami.