11 Juni 2022, 18:00

Salah satu masalah yang umum dialami oleh para lansia adalah pikun. Ya, kondisi ini sering dianggap sebagai salah satu efek dari penuaan. Akibat usia yang semakin menua tersebut, fungsi otak, khususnya yang berkaitan dengan kognitif, dikabarkan mengalami penurunan. Terlepas dari efek penuaan tersebut, Anda sebaiknya tetap waspada terhadap kondisi pikun pada lansia karena bisa jadi ini merupakan pertanda awal dari demensia.

Gejala pikun dapat berupa penurunan daya ingat, sulit berkomunikasi, dll. Pikun sendiri merupakan salah satu bentuk demensia, yakni sindrom atau sekumpulan gejala akibat penurunan fungsi otak.

Salah satu masalah yang umum dialami oleh para lansia adalah pikun. Ya, kondisi ini sering dianggap sebagai salah satu efek dari penuaan. Akibat usia yang semakin menua tersebut, fungsi otak, khususnya yang berkaitan dengan kognitif, dikabarkan mengalami penurunan. Terlepas dari efek penuaan tersebut, Anda sebaiknya tetap waspada terhadap kondisi pikun pada lansia karena bisa jadi ini merupakan pertanda awal dari demensia. 

Pikun adalah salah satu gejala demensia. Demensia adalah sindrom atau kumpulan gejala yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak. Pikun sendiri terjadi ketika yang mengalami penurunan adalah fungsi kognitif otak. 

Fungsi kognitif otak berperan dalam proses mengingat, berpikir, dan bernalar, orang yang mengalami pikun biasanya dapat dikenali dari ketidak mampuan dirinya untuk mengingat sesuatu alias lupa. Nah, apa sih ciri – ciri gejala pikun pada lansia yuk, kita simak :

Apa Gejala Pikun

1. Penurunan Daya Ingat

Pada orang tua normal, mungkin dapat terjadi penurunan daya ingat ringan. Misalnya mereka akan lupa kejadian yang terjadi sekitar satu tahun yang lalu.Sedangkan orang yang pikun mengalami gangguan daya ingat berat sampai mengganggu aktivitasnya sehari-hari seperti lupa kejadian atau pembicaraan yang baru saja terjadi.

2. Sulit berkomunikasi dan sulit mengingat kata-kata atau nama

Orang tua yang normal mungkin dapat lupa nama orang yang jarang ditemuinya dan kadang sulit mengingat apa yang ingin dikatakannya.Sebaliknya lansia disebut mengalami gejala pikun apabila mengalami gangguan daya ingat yang berat, seperti lupa nama keluarga atau orang terdekatnya dan berulang kali berhenti untuk menemukan kata-kata yang ingin mereka utarakan.

3. Kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari

Lansia yang mengalami pikun dapat mengalami kesulitan ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti sering tersesat ketika berkendara, sulit menyelesaikan masalah, sulit membuat rencana, serta seringkali kebingungan.

4. Lansia yang pikun juga rentan mengalami masalah psikis

Pikun pada lansia juga membuat yang bersangkutan kerap mengalami masalah psikis seperti perubahan perilaku atau kepribadian, depresi, kecemasan, sering merasa ketakutan, mudah marah, halusinasi, dan gangguan tidur.

Jika gejala tersebut sedang menimpa anda atau lansia harap menghubungi dokter untuk konsultasi lebih jauh, agar mengatasi lebih cepat.